Hallo sobat satset kali ini Satsetcounting akan menjelaskan Laporan Keuangan Sesuai SAK.

Laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia harus memenuhi prinsip dan ketentuan yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan disajikan secara relevan, andal, dapat dipahami, dan konsisten. Laporan keuangan yang mengikuti standar akuntansi memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi keuangan suatu perusahaan dan memudahkan para pemangku kepentingan (investor, kreditor, pemerintah) dalam menilai kinerja perusahaan.
Berikut adalah elemen laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan:
1. Laporan Laba Rugi (Income Statement)
- Deskripsi: Laporan ini menyajikan kinerja keuangan perusahaan selama suatu periode, yaitu pendapatan, beban, laba (rugi), dan penghasilan lainnya.
- Elemen Penting:
- Pendapatan usaha (revenue).
- Beban pokok penjualan (cost of goods sold).
- Laba kotor (gross profit).
- Beban operasional (operating expenses).
- Laba (rugi) sebelum pajak.
- Laba (rugi) bersih (net income).
Contoh Format Sederhana:
Pendapatan: Rp 1.000.000
Beban Pokok Penjualan: (Rp 500.000)
-------------------------------------------
Laba Kotor: Rp 500.000
Beban Operasional: (Rp 300.000)
-------------------------------------------
Laba Sebelum Pajak: Rp 200.000
Pajak Penghasilan: (Rp 50.000)
-------------------------------------------
Laba Bersih: Rp 150.000
2. Laporan Neraca (Balance Sheet)
- Deskripsi: Neraca adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu, mencakup aset (harta), liabilitas (utang), dan ekuitas.
- Elemen Penting:
- Aset: Harta perusahaan yang mencakup aset lancar (kas, piutang, persediaan) dan aset tetap (tanah, bangunan, peralatan).
- Liabilitas: Kewajiban atau utang perusahaan, baik utang jangka pendek (utang dagang) maupun utang jangka panjang (pinjaman bank).
- Ekuitas: Modal atau kekayaan bersih perusahaan yang terdiri dari modal disetor dan laba ditahan.
Contoh Format Sederhana:
Aset
Aset Lancar: Rp 1.000.000
Aset Tetap: Rp 2.000.000
-------------------------------------------
Total Aset: Rp 3.000.000
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas:
Utang Jangka Pendek: Rp 500.000
Utang Jangka Panjang: Rp 700.000
-------------------------------------------
Total Liabilitas: Rp 1.200.000
Ekuitas:
Modal Disetor: Rp 1.500.000
Laba Ditahan: Rp 300.000
-------------------------------------------
Total Ekuitas: Rp 1.800.000
-------------------------------------------
Total Liabilitas dan Ekuitas: Rp 3.000.000
3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
- Deskripsi: Laporan arus kas menunjukkan aliran masuk dan keluar kas selama periode tertentu, yang dikelompokkan menjadi tiga aktivitas: operasional, investasi, dan pendanaan.
- Elemen Penting:
- Arus Kas dari Aktivitas Operasional (cash flows from operating activities): Arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasional sehari-hari, seperti penjualan, pembayaran gaji, dan pembayaran pemasok.
- Arus Kas dari Aktivitas Investasi (cash flows from investing activities): Pembelian dan penjualan aset tetap atau investasi lainnya.
- Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (cash flows from financing activities): Arus kas yang terkait dengan pendanaan perusahaan, seperti penerimaan pinjaman atau pembayaran dividen.
Contoh Format Sederhana:
Arus Kas dari Aktivitas Operasional: Rp 300.000
Arus Kas dari Aktivitas Investasi: (Rp 100.000)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan: Rp 200.000
---------------------------------------------
Kenaikan Bersih Kas: Rp 400.000
Kas Awal Periode: Rp 600.000
---------------------------------------------
Kas Akhir Periode: Rp 1.000.000
4. Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Changes in Equity)
- Deskripsi: Laporan ini menunjukkan perubahan ekuitas pemilik dalam suatu periode, termasuk perubahan akibat laba bersih, setoran modal, penarikan modal, atau pembagian dividen.
- Elemen Penting:
- Modal disetor.
- Laba ditahan.
- Pembagian dividen (jika ada).
Contoh Format Sederhana:
Ekuitas Awal Tahun: Rp 1.500.000
Laba Bersih: Rp 150.000
Pembagian Dividen: (Rp 50.000)
-------------------------------------------
Ekuitas Akhir Tahun: Rp 1.600.000
5. Catatan atas Laporan Keuangan (Notes to Financial Statements)
- Deskripsi: Catatan ini memberikan informasi tambahan yang diperlukan untuk menjelaskan item-item dalam laporan keuangan utama. Catatan ini mencakup kebijakan akuntansi yang digunakan, rincian angka-angka besar dalam laporan, serta informasi relevan lainnya.
- Elemen Penting:
- Kebijakan akuntansi yang digunakan (metode pencatatan persediaan, metode depresiasi, dll.).
- Penjelasan rinci tentang aset, utang, modal, pendapatan, dan beban.
- Informasi tentang komitmen, kontinjensi, atau transaksi pihak berelasi.
Standar Akuntansi yang Berlaku di Indonesia
- SAK Umum: Standar Akuntansi Keuangan yang diterapkan oleh perusahaan besar dan perusahaan yang berhubungan dengan publik, sesuai dengan IFRS (International Financial Reporting Standards).
- SAK ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik): Untuk entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan seperti UKM.
- SAK EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah): Disederhanakan untuk entitas yang lebih kecil, dengan laporan keuangan yang lebih sederhana.
Kepatuhan terhadap Standar
Untuk memastikan laporan keuangan sesuai standar akuntansi, UKM atau startup harus mengikuti aturan pelaporan dan pencatatan yang ditetapkan dalam SAK yang relevan dengan skala usaha mereka. Ini termasuk menggunakan metode akuntansi yang diizinkan (misalnya, metode accrual basis atau cash basis) dan menyajikan laporan yang transparan.
Kesimpulan:
Laporan keuangan sesuai standar akuntansi yang disusun memberikan transparansi dan keandalan yang lebih baik dalam mencerminkan kondisi keuangan perusahaan. Menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan penting agar dapat memenuhi persyaratan hukum, perpajakan, dan memberikan informasi yang jelas kepada pemangku kepentingan perusahaan.
Tools Aksa dari Satsetcounting menawarkan keuntungan besar bagi perusahaan yang ingin memastikan tim mereka mahir membuat laporan keuangan untuk mengelola akuntansi dan keuangan secara efisien. Dengan penginputan yang realistis dan akurat, dukungan berkelanjutan, dan pendekatan praktis yang relevan, Satsetcounting membantu perusahaan mendapatkan manfaat maksimal dari investasi mereka diSatsetcounting. Baik dari segi efisiensi waktu, peningkatan akurasi, maupun penghematan biaya jangka panjang, Satsetcounting menyediakan solusi yang tepat untuk setiap perusahaan yang ingin meningkatkan pengelolaan akuntansi dengan standar yang tinggi.

Gratis Konsultasi dengan Accounting Expert Jika Anda masih bingung dalam memilih software akuntansi yang tepat untuk bisnis Anda, Anda bisa mendapatkan konsultasi gratis dengan accounting expert kami. Klik website berikut untuk mendapatkan konsultasi gratis: https://satsetcounting.id
Kami Satsetcounting adalah konsultan penjualan jasa Data Entry resmi ACCURATE. Kami juga menyediakan jasa training ACCURATE dan maintenance ACCURATE bagi perusahaan yang sudah menggunakan software ACCURATE dan mengalami kendala atau kesulitan dalam penggunaan aplikasi ACCURATE nya. Kami selalu siap melayani Anda mulai dari Aceh, Padang, Jambi, Bengkulu, Medan, Palembang, Bangka Belitung, Serang, Tangerang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Manado, Makassar sampai Papua. Dapatkan info lebih lanjut dari kami dengan menghubungi email [email protected] atau telp 0878-6021-5396(WA) dengan Tim Solution Expert kami yang siap membantu Anda.
Kami juga menyediakan Jasa Training Accurate untuk pemesanan atau informasi lebih lanjut mengenai Training Accurate Klik Link Berikut [ Klik Disini ]